ini cerita BSB (buka sahur bersama) Ramadhan taun ini bersama teman2 kelas XI. IPA 2 Smansa Kebumen yang ditulis temanku
Rasanya tidak pernah habis cerita tentang mereka. Berkumpul bersama mereka selalu menyenangkan, penuh tawa, dan membuatku merasa kembali muda. Seperti tanggal 17 Agustus kemarin. Bertepatan dengan momen 17an, ada acara buka sahur bersama Cassanova, teman-teman masa kelas 11 SMA dulu. Setelah melewati proses yang panjang, diselingi dengan beberapa interupsi dan sedikit miskomunikasi, muahaha, jadi juga BSBnya. Thanks banget buat Tegar yang sementara mau menggantikanku untuk menjarkomi teman-teman serta Mbak Dewi Kustati untuk database datanya. BSB diadakan di rumahnya Joko, mandan ndlesep di pedalaman Puring nan eksotis. Ada 20 orang yang dateng yaitu wanita anggun nan sholehah seperti Mbak Kus, Rizky, Frida, Irna, Khalifah, Adil, Ibah, Devi, Hape, dan aku, serta bandot-bandot kece (?) seperti Udin, Ulul, Faisal, Dewo, Zaenal, Bayu, Tegar, Umam, Evans,sapa maning ya. Mame dan Mudin yang baru tiba dari perjalanan mudik gagal ikut karena tepar (it’s Ok bro). Perjalanan ditempuh dengan rute kebumen-Soka-Pasar Dorowati-kritik-Petanahan-Puring dengan berboncengan. Sampai di rumah Joko langsung buka, jan ra ngrewangi babar plothas. Dibuka dengan yang manis semanis senyumannya Pak Kolesom, segelas es buah yang porsinya tidak sama satu sama lain hasil takaran Ifah dan Rizky. Hahaha. Dilanjut dengan sholat maghrib berjamaah yang dipimpin ustadz Umam. Zaenal yang saat itu entah dengan kesadaran atau tidak mengajukan diri menjadi imam, langsung ditolak mentah-mentah oleh massa karena dianggap sesat. Hahaha. Setelah selesai sholat, dibentuklah lingkaran besar , makan besar bersama-sama. Menunya nasi opor sate telor plus sayur tempe. Mbak Kus yang sudah siap sedia untuk asah-asah pun harus kecewa karena ternyata nasi ditempatkan di sterofoam. Haha. Diselingi canda tawa, tak terasa adzan isya berkumandang. Sholat isya dilaksanakan di ruang tamune Joko yang cukup jembar untuk menampung bocah-bocah ini. Sekali ustadz Umam memimpin jamaah. Setelah melalui musyawarah, akhirnya diputuskan sholat tarawih 11 rakaat, dengan formasi 2 2 2 2 3. Ustadz mendapat tekanan agar menggunakan suratan yang pendek2 saja (dasar bocah gemblung). Rasanya syahdu sekali (?), sholat bersama teman-teman paling gila. Joko yang melakukan pengakuan dosa bahwa dirinya jarang bahkan cenderung tidak pernah sholat tarawih pun akhirnya ikut serta. Aku sibuk menahan tawa melihat kuncungan rambut Faisal yang semakin banyak rakaat semakin miring, membuatnya terlihat unyu. Hahaha. Tegar dan Evans tarawih di masjid. Tarawih itu adalah tarawih terkahir di bulan ramadhan tahun ini. Ya, rasanya campur aduk, tai perasaan haru dan bahagia lebih mendominasi. Hahaha. setelah sholat tarawih mulailah anak-anak CS membuka al quran dan bertadarus menkhatamkan al quran, lembooo banget. hahaSetelah sholat, ketidakteraturan mulai nampak di sana-sini. Laptop mulai standby untuk main PES, papan catur mulai disediaka, kartu uno-uno mulai disiapkan. Sambil menunggu Dewo yang datang terlambat karena keeksisannya di dunia paskibraka, kami reang. Hahaha. Tegar yang tampil berkilau karena kepalanya yang botak akibat kemenangan Juventus nampak menawan dengan baju klub kesayangan yang berwarna pink, serasi dengan Rizky yang terlihat anggun dengan jilbab pink dan menjadi trending topik Tegar saat di motor tadi. Ckckck. Momen ini dimanfaatkan tegar untuk membuka lapak dagangannya, dodolan crocs. Hhaha. Setelah Dewo selesai sholat, kado silang yang dibawa harus dikumpulkan. Sesuai dengan kesepakatan, setiap anak membawa kado senilai minimal 5000 dan dibungkus menggunakan koran. Yah, dapat dipastikan semua wanita membawanya kecuali Khalifah yang benar-benar lupa untuk membawa (di akhir cerita, Ifah membungkus bros yang sedang dipakainya). Untuk bandot-bandot? Hmmm, jangan tanya, beberapa sih oke, bahkan Zaenal dan Faisal dengan mantap mengumpulkan kado berukuran besar. Tapi seperti biasa, kado dadakan pun marak bermunculan. Kado dadakan ini bercirikan dibungkus sejadi-jadinya dengan menggunakan kalender, dan isinya adalah benda yang dekat dengan si empunya, entah itu yang melekat di badan atau nemu di jalan. Ckckck. Yeay, this is CS time. Urutan pengambilan kado ditentukan dengan siapa yang paling cepat menjawab pertanyaan seputar CS. Orang yang dapat menjawab dengan benar berhak memilih kado yang tersedia dan berhak mengajukan pertanyaan. Cewek berhak lebih dahulu menjawab pertanyaan dari cowok lebih dahulu dan sebaliknya. Berbagai pertanyaan seputar masa muda muncul, mulai dari apa yang menyebabkan Pak Kolesom tersenyum untuk pertama kalinya saat mengajar?, apa saja nama judul drama CS?, siapa artis yang biografinya dipaparkan Aisyah dalam pelajaran Bahasa Indonesia?, siapa lawan CS saat semi final sepak bola?, siapa saja pemain bola yang posternya ditempel di belakang kelas CS?, siapa duo pembaca berita CS? Apa motto CS? Apa lambang CS sebelum terjadinya CS? Dan lain-lain. Sebenarnya simple sih tujuan dari acara ini, flashback masa lalu untuk mempererat pertemanan kita. Alhasil gelak tawa pun pecah, memenuhi ruang tamu pemilik rumah dan mbrebegi tetangga. Hahaha. rasanya seneeeeng banget pas acara ini. Belum lagi si Dewo sibuk menggodai frida dan zaenal, ah masa lalu yang terlalu indah untuk dikenang. Hahaha. aku menjawab pertanyaan Mpok Kiky mengenai kapan CS Goes to Tawangmangu diadakan. I still remember it clearly, how can I forgot that joyful day! 30 Juni 2009. Dan ternyata hanya aku dan kiky serta Allah SWT yang tahu. Hahaha. aku memilih kado dari Faisal karena asumsiku kado yang dibawa Faisal adalah kaos. Ternyata, jauh lebih berharga dari kaos. Hadiah itu berisi kripik buah dan spanduk kumpulan tanda tangan teman-teman dan pendukung CS saat liga smansa dulu. Jan tulisane werna-werna banget dan merguyokaken banget. Ana frida love Jenal, Jono love Laely, babon, Wirog, garangan dan kabeh parabane bocah lanang, jenenge wong tua, Aura Kasih, roti Bangkit, jan randoooom banget. Hahaha. menurut faisal, spanduk tersebut biasa terpasang manis di kamarnya. Aku pun menginginkan hal yang sama, apa daya ibunda melarang, jerne ya ampuuun, kaya gembel de, hahaha. wis pokoke kudu dipasang. Haha. Oh ya, kado yang saya bawa adalah sesuatu yang manis dan hangat sehangat persahabatan di cassanova, dan hadiah tersebut diambil oleh Dewo. Pengin bangeet ngguyu. Hahaha. kadoku adalah serenteng kopi fresco. Hahaha. @ristianwahyu sorry ya wo, mandan ra nyarat. Aku bebeh metu2 dadine kopi nang parcele ramane tek bungkus bae. Manis kan? Ngapurane ya. Hahahaha. Setelah itu, kami bermusyawarah menegnai agenda CS ke depan, tentang kumpul2 yang fleksible dan juga tentang plakat yang urutannya bikin deg-degan. Haha. Malam beranjak larut, waktu menunjukkan jam 10 malam. Wah ada janji sama bakul nasi padang nih. Adil sebagai sie konsumsi dadakan dengan baik hati memesankan 25 box nasi padang untuk konsumsi sahur. Dengan ditemani Faisal dan Zaenal, konsumsi pun diambil dengan jarak yang lumayan jauh. Brrr, membelah sawah, adeeeem, ora nganggo jaket. Puring sepi mameeen, beda banget sama Petanahan. Mampir alfamart sebentar ah, mumpung nang kota. Di jalan, aku melihat kembang api, tapi ra sida tuku. Mung nonton tok bae wis cukup. Haha. Sementara di rumah Joko, anak-anak dikordinir untuk urunan @15ribu, mengganti uang Adil. Malam semakin larut, wanita-wanita mulai mengantuk dan berpindah ke sebuah kamar untuk memejamkan mata sejenak. Aku kebiasaan deh kalo kumpul-kumpul gini malah nggak bisa tidur. Terlalu takut melewatkan momen. Haha. Akhirnya bebrapa wanita bergabung bersama pria-pria. Di pos PES terlihat beberapa orang asyik mencengkeram joysticknya. Sebagai brainstorming, aku mencoba duel catur dengan Bayu. Beuh, kalah deh. Beralihlah ke pos uno-uno yang nampaknya sangat rame dan menggoda iman. Aku ra mudeng blas. Akhirnya dengan bimbingan irna, aku dan Dewi mulai mencoba berkarir di dunia ke-uno-an dan hasilnya ketagihan. Wis malam itu pokoke mbaor-mbaor tidak karuan. Ampuni kami yang dalam masa pertumbuhan ini Ya Allah. Lewat jam 12, belum ada tanda-tanda ngantuk. Malah semakin mahsyuk dan histeris. Pintu rumah terbuka lebar dengan euphoria yang tak terkira. Entah apa yang dipikirkan tangga-tanggane Joko, seperti layaknya rumah maksiat dengan kasino dan gemerlapnya lampu disko. Hahaha. sampe jam satu, beberapa bandot mulai tepar. Terihatlah Dewo, Zaenal, Joko, Bayu sudah berjajar seperti pindang. Wanita-wanita seperti Ifah, Frida, Irna, dan aku mulai ngantuk. Rizky malah baru terbangun dari tidur cantiknya, sementara Dewi punya masalah dengan hidung sehingga tidak bisa tidur. Setelah mencoba memejamkan mata di kamar, tetap tidak bisa. Akhirnya aku memilih bergabung lagi ke ruang tamu bersama Dewi, Irna, Rizky. Jadilah, suasana sudah tak sehisteris tadi. Terlihat Umam mulai bergabung dengan jajaran pindang, sementara Ulul tidur dengan anggunnya di kursi dengan batik ungunya. Yang tersisa hanya tinggal 7 orang, 4 wanita ditambah Tegar, Faisal dan Udin. Fix, akhirnya diputuskan untuk ora turu. Dewi mulai bisa merem. Sementara yang lain mulai ngobrol ngalor-ngidul lagi. Layaknya sebuah diskusi, Tegar menjadi narasumber utama dengan dipandu aku sebagai moderator. Irn, faisal dan Udin menjadi panelis. Hahaha. dari mulai urusan asmara, bea cukai, crocs, ah kabehan pada curhat2an. Banyak hal dan ilmu yang bisa di share. Tak terasa waktu sahur pun tiba, satu per satu cah CS terbangun dan berkumpul untuk maem sahur. Dilanjutkan dengan jamaah sholat subuh yang dipimpin Umam maning. Hoaaam, ngantuk banget, blas ora turu. Acara dilanjutkan dengan melihat sunrises di Pantai Suwuk. Beuh, menembus fajar..kita semua motor-motoran menuju pantai suwuk. Devi dan Hape wis bosen mandeng laut dadine ora melu deh. Yap, ada masalah, motore Ifah bocor serta bensine Tegar kritis, alhasil aku melu rempong goleti bakul bensin. Di pagi seperti ini cukup sulit menemukan bakul bensin, alhamdulillah esih tekan suwuk. Di suwuk masih sepi. Tapi teman-teman yang lain nampak kurang antusias untuk bermain air, hanya aku, dewi, rizky dan frida saja yang menikmati dinginnya air laut. Di luar ekspektasi, matahari tak terbit dari laut, tapi agak di sebelah utara. Dengan pose yang maksa agar matahari kelihatan, kami berfoto-foto ria. Spanduk tak lupa dibawa, pokoke kece abis lah. Tidak lupa berfoto di depan gerbang pintu masuk yang didesain seperti ancol. Ora pacuuuul. Mengemban misi mencari bakul bensin, Tegar dan aku yang trima nebeng ngebut nang ngarep, ora mutu banget le nyalip karo nglakson banter2. Hahaha. Dewo ujug-ujug mendekat dan berkata aja banter2 di tempat bakul bensin, ternyata eh ternyata motore joko bocor. Alhasil joko dipaksa olahraga pagi nuntun motor. Nujune ora pati adoh. Sambil ndobos menunggu bengekel sing ra bukak-bukak. Faisal berinisiatif nembel motore Ifah sing ditinggal nang umahe Joko. Ditemani tegar, mereka cao balik ke rumah Joko dan mencari bengkel terdekat. Teman-teman yang lain standby menemani joko di bengkel. Jan, ndilalahe ko ya bakul bengekele le adus suweeeee banget. Ckckck. Jam sudah menunjukkan pukul 7an. Ada kabar juga kalau faisal sudah menemukan tembelan ban..bengkel mulai dibuka dan eng ing eng ternyata yang menembel bukan si empunya melainkan seorang anak kecil penuh bakat. Karena sudah lama menunggu, dengan berkordinasi dengan faisal, beberapa teman dipersilahkan untuk pulang duluan. Dan di sinilah aku ngerasa bocah-bocah CS itu kereeeeen banget. Rasa setia kawane nggak diragukan lagi. Susah senang ditanggung bareng. Yah walaupun tampak luar mereka itu urakan dan njelehi, tapi jane apikan dan care banget. Pokoke top banget. Alhamdulillah, sekarang motor2 sudah kembali sehat saatnya kembali ke rumah joko dan berpamitan. Sesampainya di rumah joko, nampak faisal sendirian membawa motor, jebule oh jebule, tegar turu saking ngantuke mbok ya. Setelah berpamitan dengantuan rumah, kami pulang ke rumah masing-masing. Yeaaaay, senang rasanya.
Cassanova Sebelas Ipa Dua emang nggak ada duanya. Tahun 2008-2009 mungkin adalah satu tahun yang palin bermakna. Senang bisa mengulanginya walau hanya semalam saja. Kapan lagi man kita ke mana? Seperti kekerenan kita ke Tawangmangu bersama dengan bis sekelas efisiensi, jadi inget lagu yang dinyanyiin di parangtritis dulu, kemesraan ini,janganlah cepat berlalu. Aku selalu mati-matian harus ikut kalau ada agenda CS, karena apa? Karena mereka adalah tipe teman yang memang pantas untuk diperjuangkan. Well, keep in touch mas mbak, sampai ketemu di agenda kita berikutnya. Nggak ada loe nggak rame, semoga di agenda selanjutnya lebih banyak yang ikut. Siapkan diri kita untuk menuliskan nama di plat itu. Hahaha. Cassanova, aku cinta kalian...
Cassanova Sebelas Ipa Dua emang nggak ada duanya. Tahun 2008-2009 mungkin adalah satu tahun yang palin bermakna. Senang bisa mengulanginya walau hanya semalam saja. Kapan lagi man kita ke mana? Seperti kekerenan kita ke Tawangmangu bersama dengan bis sekelas efisiensi, jadi inget lagu yang dinyanyiin di parangtritis dulu, kemesraan ini,janganlah cepat berlalu. Aku selalu mati-matian harus ikut kalau ada agenda CS, karena apa? Karena mereka adalah tipe teman yang memang pantas untuk diperjuangkan. Well, keep in touch mas mbak, sampai ketemu di agenda kita berikutnya. Nggak ada loe nggak rame, semoga di agenda selanjutnya lebih banyak yang ikut. Siapkan diri kita untuk menuliskan nama di plat itu. Hahaha. Cassanova, aku cinta kalian...











0 komentar:
Posting Komentar